
Daimler Truck, produsen truk terbesar di Eropa, mengumumkan ekspansi besar-besaran dalam aktivitasnya di sektor pertahanan, mengubah divisi yang sebelumnya dianggap sekunder menjadi prioritas strategis.
Selama Eurosatory 2026, perusahaan secara resmi meluncurkan merek global Daimler Truck Defence dan menetapkan target untuk mencapai pendapatan tahunan sebesar €1 miliar dari pasar militer pada tahun 2028, menurut informasi dari Defence Blog.

Untuk mencapai target tersebut, perusahaan berencana menginvestasikan ratusan juta euro dalam beberapa tahun ke depan di bidang teknik, produksi, penjualan, dan dukungan logistik. “Permintaan akan mobilitas militer yang andal terus meningkat di seluruh dunia,” ujar Dennis Kinzelmann, yang ditunjuk sebagai CEO Daimler Truck Defence.
“Dengan jaringan manufaktur global kami, rantai pasokan yang tangguh, kemitraan yang kuat, dan portofolio produk yang diperluas, kami dapat menyediakan kendaraan militer dan solusi mobilitas dengan cepat, dalam skala besar, dan dengan standar yang tinggi.”

Perusahaan ini telah memiliki sejumlah kontrak besar dalam portofolionya. Di antaranya adalah perjanjian untuk memasok sekitar 7.000 truk militer Zetros kepada Angkatan Bersenjata Prancis, selain kontrak untuk lebih dari 1.500 kendaraan logistik bagi Kanada serta pesanan tambahan dari Angkatan Darat Jerman.
Portofolio militer Daimler Truck mencakup model seperti truk Unimog, Zetros, dan Arocs, yang digunakan dalam misi transportasi, logistik, dukungan operasi militer, hingga sebagai platform pertahanan udara. Perusahaan juga berencana berinvestasi dalam teknologi kendaraan otonom dan integrasi dengan sistem tanpa awak untuk memenuhi kebutuhan militer modern.
Menurut produsen tersebut, ekspansi ini akan didukung oleh jaringan produksi dan layanan globalnya yang mencakup ribuan titik layanan di lebih dari 160 negara. Strategi ini bertujuan memanfaatkan meningkatnya investasi militer oleh negara-negara NATO dan negara lain yang memperkuat kemampuan pertahanannya setelah invasi Rusia ke Ukraina.
+ Rusia mengirim Tunguska-M1 modernisasi yang langka untuk memperkuat pertahanan udara di area tempur
Foto: Daimler Truck. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan telah ditinjau oleh tim editorial.
